KATA PENGATAR
Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah
ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas persoalan Jerawat di kalangan
Siswi / Remaja Putri
Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak mendapat tantangan dan
hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa
teratasi. Olehnya itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga
bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik
dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat
penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga Allah memberkahi makalah ini sehingga benar-benar bermanfaat bagi kita sekalian.
Semarang, Oktober 2012
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Akne vulgaris merupakan kelainan folikuler umum yang
mengenai folikel sebasea (folikel rambut) yang rentan dan paling sering ditemukan
di daerah muka, leher serta badan bagian atas (Suzanne,2001). Kligman
melaporkan 15% remaja mempunyai akne klinis (akne major) dan 85% akne fisiologi
(akne minor), yaitu akne yang hanya terdiri dari beberapa komedo
(Soetjiningsih, 2004).
Keadaan ini sering
dialami oleh mereka yang berusia remaja dan dewasa muda antara 30%-60% dengan
insiden tertinggi antara usia 14 dan 17 tahun untuk anak perempuan serta antara
usia 16 dan 19 tahun untuk anak laki-laki (Clark, 1993). Munculnya jerawat
sering terjadi pada masa pubertas, tubuh mengalami perubahan hormonal disertai
peningkatan jumlah kelenjar minyak. Peningkatan produksi minyak mengakibatkan
muara kelenjar tersumbat dan timbul bintil-bintil kasar pada kulit (komedo).
Penyumbatan dapat pula akibat sisa kulit mati, sisa kosmetik atau kotoran pada
kulit yang disebabkan oleh peningkatan hormon. Kadar hormon androgen yang
disebut sebagai penyebab jerawat, sepanjang masa kehidupan perempuan, kadarnya
relatif tidak turun secara drastis. Ini memungkinkan jerawat muncul dalam masa
kehidupan perempuan. Hormon androgen ini berasal dari suatu mekanisme perubahan
lemak, khususnya kolesterol.
Melalui proses yang
kompleks dibantu oleh bermacam macam enzim, kolesterol berubah menjadi komponen
androgen yang kemudian dapat terus berubah lagi menjadi komponen hormon
estrogen. Kedua hormon ini, androgen dan estrogen merupakan dua hormon yang ada
pada pria dan wanita. Perbedaannya hanya dalam kadar atau jumlah yang
dihasilkan. Hormon androgen lebih banyak pada pria sedangkan hormon estrogen
lebih banyak pada wanita. Meskipun diduga kuat hormon androgen sebagai pencetus
jerawat, namun tidak selalu berarti bahwa banyak jerawat berarti hormon
androgen akan meningkat. Pada pria dengan kadar testosteron cukup tinggi dalam
waktu yang lama, kejadian timbulnya jerawat jarang dialami (Biben, 2009).
Akne tampaknya
berakar dari interaksi faktor genetik, hormonal dan bakterial. Pada sebagian
besar kasus terdapat riwayat akne dalam keluarga (Stawiski, 1992). Dengan
munculnya jerawat pada masa remaja, maka kesadaran akan pentingnya penampilan
diri dalam kehidupan sosial yang pada akhirnya dapat mempengaruhi konsep diri
remaja putri.
Konsep diri adalah
semua perasaan, kepercayaan, dan nilai yang diketahui individu tentang dirinya
dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain (Tarwoto &
Wartonah, 2006). Menurut Keliat (1992) konsep diri terdiri dari lima komponen
yaitu: Citra diri (body image), ideal diri, harga diri,
penampilan peran, identitas personal. Cara individu memsiswing diri mempunyai
dampak yang penting pada aspek psikologisnya. Psiswingan yang realistik
terhadap diri, menerima dan menyukai bagian tubuh akan memberi rasa aman
sehingga terhindar dari rasa cemas dan meningkatkan harga diri.
Hasil penelitian
diketahui bahwa konsep diri siswi berjerawat sebagian besar adalah dalam
kategori buruk. Konsep diri yang sebagian besar buruk ini disebabkan karena
para remaja putri kurang menyadari tentang harga diri dan kepercayaan dirinya
sendiri. Semua perempuan pada dasarnya menginginkan kulit muka yang bersih,
begitu pun remaja di mana masa membentuk diri dalam segala segi dengan
sebaik-baiknya. Kondisi lingkungan separa siswir erat kaitannya dengan timbulnya
jerawat. banyak debu dari kendaraan yang
lalu lalang serta udara yang panas merupakan salah satu faktor penyebab
timbulnya jerawat.
Komponen konsep
diri remaja yang mempunyai jerawat sering terganggu,
mereka merasa ada yang berubah terutama pada
citra dirinya karena ketidak nyamanan disepara siswir wajah dan tidak sama
seperti teman sebayanya yang tidak mempunyai jerawat serta mengakibatkan harga
dirinya rendah. Citra tubuh menunjukkan gambaran diri yang dimiliki setiap
orang, penyakit atau gangguan kulit dapat merusak konsep dirinya, mengadaptasi perilaku
yang diakibatkan timbulnya jerawat dapat mempengaruhi identitasnya dan
menghalangi perannya didalam masyarakat atau lingkungan sekolah. Dilihat dari cara
pergaulannya, mereka merasa kurang percaya diri, malu, kurang kontak mata saat
diajak bicara, berusaha selalu memalingkan muka serta kurang semangat dalam
melakukan aktifitas. Tetapi tidak semua remaja yang berjerawat dapat mengalami
gangguan konsep diri. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor di
antaranya pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan informasi yang didapat dari
media, baik cetak maupun elektronik
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang
diatas, Semua perempuan pada dasarnya menginginkan kulit muka yang bersih,
begitu pun remaja di mana masa membentuk diri dalam segala segi dengan sebaik-baiknya.
Berdasarkan hasil survey dengan munculnya jerawat pada masa remaja, maka
kesadaran akan pentingnya penampilan diri dalam kehidupan sosial yang pada
akhirnya dapat mempengaruhi konsep diri remaja putri. Komponen konsep diri
remaja yang mempunyai jerawat sering terganggu yang mempunyai jerawat, mereka
merasa ada yang berubah terutama pada citra dirinya karena ketidak nyamanan
disepara siswir wajah dan tidak sama seperti teman sebayanya yang tidak
mempunyai jerawat serta mengakibatkan harga dirinya rendah.
C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan umum
Mengetahui gambaran konsep diri remaja putri
yang mempunyai jerawat
2. Tujuan khusus
Tujuan khusus dari penelitian ini antara lain
adalah untuk:
a. Mendeskripsikan pengertian jerawat agar
dipahami oleh remaja putri
b. Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab
jerawat agar dipahami oleh remaja putri
c. Mendeskripsikan cara penanganan jerawat
agar dipahami oleh remaja putri
d. Mendeskripsikan cara menanggulangi jerawat
agar dipahami oleh remaja putri
D.Manfaat Penelitian
Dari penelitian ini diharapkan dengan
mengidentifikasi gambaran konsep
diri remaja putri yang mempunyai jerawat,
diperoleh manfaat sebagai berikut :
1. Bagi peneliti
Peneliti dapat menambah wawasan, referensi dan
memperoleh
informasi tentang hal-hal yang terkait dengan
jerawat yang dialami
oleh remaja dan tentang konsep diri.
2. Bagi perawat
Dapat menambah wawasan perawat tentang
gambaran remaja putri
yang mempunyai jerawat sehingga dapat memberi
penjelasan kepada
klien tentang konsep diri yang sehat.
3. Bagi institusi pendidikan
Sebagai referensi dalam penelitian lanjutan
dan bahan pertimbangan
bagi yang berkepentingan untuk melanjutkan
penelitian sejenis.
4. Bagi masyarakat
Sebagai informasi masyarakat khususnya para
remaja agar dapat
meningkatkan pengetahuan dan rasa percaya diri
bagi siswi
khususnya mengenai jerawat.
BAB
II
PEMBAHASAN
1.
Definisi Dan Pengertian Jerawat
Jerawat adalah kondisi kulit yang
abnormal dikarenakan gangguan produksi dari kelenjar minyak yang berlebihan.
Kelebihan produksi kelenjar minyak ini atau sebaceous gland akan menyebabkan
penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pada pori-pori kulit. Seringkali
Jerawat akan menyebabkan peradangan pada kulit (kulit membengkak dan menjadi kemerah
merahan). Peradangan pada kulit ini disebabkan oleh berlebihnya produksi
kelenjar minyak kulit atau sebum yang kemudian menyumbat saluran kelenjar dan
membentuk komedo (whiteheads) dan seborhoea.
Kalau penyumbatan yang disebabkan
oleh kelenjar minyak kulit ini semakin membesar maka komedo akan terbukan
(blackheads) dan kemudian sering kali berinteraksi atau terkena bakteri
jerawat. Kalau kamu menemukan jerawat dengan nanah biasanya bisa dipastikan
jerawat tersebut terlah terinfeksi dengan bakteri.
Jerawat sering kali muncul
dibagian bagian tertentu tubuh para siswi, yang paling mudah terkena jerawat
biasanya adalah bagian muka, dada, bagian atas lengan para siswi serta
punggung. Kemunculan jerawat bisanya dimulai atau terjadi ketika masa masa
pubertas atau mulai menginjak dewasa antara usia 14 sampai 19 tahun. Hal ini
disebabkan oleh terjadinya perubahan hormonal pada remaja yang menginjak
dewasa.
Munculnya efek psikologis bagi
seseorang yang berjerawat adalah fakta bahwa dengan adanya jerawat wajah menjadi
tidak lagi mulus dan cantik. Bahkan tidak jarang jerawat akan mininggalkan
bekas yang tidak bisa hilang seumur hidup. Efek paling berpengaruh dari bekas
jerawat atau timbulnya jerawat ini adalah efek kejiwaan seperti seseorang yang
tadinya tidak berjerawat ketika mengalami pertama kali ia menjadi susah dan
depresi. Kepercayaan diri pun menjadi berkurang karenanya.
Banyak definisi jerawat atau pengertian
jerawat. Disini kami ringkaskan bahwa jerawat adalah kondisi umum di mana
pori-pori kulit tersumbat sehingga terbentuk kantung-kantung minyak yang
terpadu dengan kotoran dan sel-sel kulit mati. Bakteri penyebab jerawat akan
tumbuh dalam paduan ini dan berkembang biak. Jika keadaan ini dibiarkan maka
pori-pori yang tersumbat akan membengkak dan akan terbentuk timbunan nanah.
Apabila permukaan kulit telah matang maka akan pecah dan akan mengeluarkan
nanah.
Jerawat adalah
penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann,
seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak
ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di
kulitnya."
Memang tidak bisa para siswi
pungkiri, salah satu gangguan terbesar yang bisa mengganggu penampilan adalah
munculnya jerawat di muka para siswi. Sering para siswi menjadi tidak percaya
diri dengan adanya jerawat di muka para siswi. Banyak biaya yang para siswi
keluarkan namun jerawat itu sering balik lagi seiring dengan habisnya obat yang
diberikan oleh dokter atau salon kecantikan.
2.
Penyebab munculnya
jerawat adalah :
Seorang
remaja putri yang sudah memasuki masa puber biasanya akan sering mengalami
proses hormonal, seperti menstruasi, keputihan, atau bahkan stres yang bisa mempengaruhi
kegiatan sehari-hari. Timbulnya jerawat seringkali dianggap sebagai bagian dasar
reaksi hormonal juga, akibat turunnya hormon seks wanita pada saat menstruasi.
Acne rosasea adalah suatu kondisi kulit
kemerahan (eritema) disertai papul dan pustul terutama pada dahi, hidung, pipi,
dan dagu. Acne ini biasnaya terjadi selama masa dewasa,
pertengahan baik pada pria maupun wanita. Meskipun penyebab spesifiknya tidak
diketahui pasti, acne rosasea berhubungan dengan sensitivitas yang tinggi
terhadap sinar matahari. Kondisi tersebut dapat timbul dan hilang terutama
diperburuk oleh minuman panas dan beralkohol.
Acne rosasea dapat menyebabkan
hipertrofi kelenjar sebasea, disertai penebalan hidung (rinofima) yang muncul
permanen. Terdapat juga kecenderungan genetis pada populasi berkulit terang
khususnya yang rentan, mengalami acne rosasea. Gejala yang terjadi adalah pada seorang individu dapat timbul
bercmacam-macam lesi. Lesi
dapat berupa komedo terbuka, komedo tertutup, nodus, pustul, kista dan jaringan
parut. Lesi biasanya terdapat di wajah, punggung, dan bahu.
Pada wanita acne meningkat sebelum
atau selama periode haid sewaktu kadar estrogen terendah. Pada acne rosasea,
wajah dapat kembali merah terang, bahkan bila terpajan sedikit sinar matahari atau
alkohol, dan papul serta pustul dapat timbul. Komplikasi yang
terjadi pada jaringan parut dapat terbentuk pada kasus yang prah. Rasa tidak
percaya diri dapat terganggu meski kondisi tidak terlalu buruk. Pada acne
rosasea, rinofima dapat muncul.
Terdapat dua jenis acne : meradang dan tidak meradang.
Kedua jenis acne tersebut ditsiswii oleh pembentukan sebum yang berlebihan.
Sebum yang berlebihan tersebut tertimbun di folikel sehingga folikel
membengkak. Pada acne yang meradang, folikel tersumbat oleh sebum dan bakteri
yang berproliferasi di kanal yang disebut propionibacterium acnes. Akhirnya,
folikel mengalami ruptur dan sebum serta bakteri keluar ke dermis dan
menyebabkan peradangan jaringan dermis. Pada acne nonradang, folikel tidak
pecah tetapi berdilatasi. Sebum mengalir ke permukaan kulit (blackhead, komedo
terbuka) atau kanalis tetap tersumbat (whitehead, komedo tertutup).
Kelompok Propionibacterium acnes
Kingdom : Bacteria
Phylum : Actinobacteria
Class : Actinobacteriadae
Order : Actinomycetales
Family : Propionibacteriaceae
Genus : Propionibacterium
Spesies : Propionibacterium acnes
Phylum : Actinobacteria
Class : Actinobacteriadae
Order : Actinomycetales
Family : Propionibacteriaceae
Genus : Propionibacterium
Spesies : Propionibacterium acnes
Faktor makanan yang bisa
menjadi faktor penyebab munculnya jerawat :
1.Gula
Gula menjadi faktor bagi jerawat jika sudah berubah kebentuk yang lebih sederhana,melalui proses pengolahan.Gula pasir adalah bentuk gula sederhana yang dapat memicu jerawat dan banyak digunakan dalam permen dan berbagai jenis kue.
Gula menjadi faktor bagi jerawat jika sudah berubah kebentuk yang lebih sederhana,melalui proses pengolahan.Gula pasir adalah bentuk gula sederhana yang dapat memicu jerawat dan banyak digunakan dalam permen dan berbagai jenis kue.
2.Susu
Kandungan yang terdapat didalam susu dan produk olahannya sangat tinggi sehingga efeknya terhadap jerawat sama seperti makanan berlemak.Es krim,keju dan sejenisnya termasuk produk olahan susu yang sebaiknya dihindari bagi wajah yang berjerawat.Selain itu,ada beberapa jenis susu yang diperah dari sapi betina yang hamil. Jenis susu mengandung hormon tertentu yang ada didalam tubuh manusia akan diubah menjadi hormon dihydrotestosterone (DHT) penyebab jerawat.
Kandungan yang terdapat didalam susu dan produk olahannya sangat tinggi sehingga efeknya terhadap jerawat sama seperti makanan berlemak.Es krim,keju dan sejenisnya termasuk produk olahan susu yang sebaiknya dihindari bagi wajah yang berjerawat.Selain itu,ada beberapa jenis susu yang diperah dari sapi betina yang hamil. Jenis susu mengandung hormon tertentu yang ada didalam tubuh manusia akan diubah menjadi hormon dihydrotestosterone (DHT) penyebab jerawat.
3.Caffeine
Caffeine bisa memperparah jerawat.Kopi,teh,minuman bersoda dan beberapa jenis obat penghilang rasa nyeri merupakan sumber-sumber dari caffeine.Salah satu faktor caffeine adalah merangsang kelenjar adrenalin,sehingga dapat meningkatkan kadar stress yang merupakan salah satu faktor penyebab jerawat.Caffeine juga dapat menyebabkan gangguan tidur,yang juga bisa menyebabkan jerawat.Selain meningkatkan stress,kurangnya tidur juga dapat menghambat proses pemulihan kondisi dan mekanisme pembuangan racun yang terjadi didalam tubuh.
Caffeine bisa memperparah jerawat.Kopi,teh,minuman bersoda dan beberapa jenis obat penghilang rasa nyeri merupakan sumber-sumber dari caffeine.Salah satu faktor caffeine adalah merangsang kelenjar adrenalin,sehingga dapat meningkatkan kadar stress yang merupakan salah satu faktor penyebab jerawat.Caffeine juga dapat menyebabkan gangguan tidur,yang juga bisa menyebabkan jerawat.Selain meningkatkan stress,kurangnya tidur juga dapat menghambat proses pemulihan kondisi dan mekanisme pembuangan racun yang terjadi didalam tubuh.
Masih
ada beberapa makanan lagi yang dapat menyebabkan munculnya jerawat.Tetapi siswi
tidak perlu khawatir untuk menghindari makanan-makanan tersebut.Sebenarnya
jerawat timbul dikarenakan oleh faktor kebersihan wajah para siswi sendiri.
3. Cara
mengatasi
Jerawat tersebut tentu saja mengganggu penampilan.
Wajah yang tadinya bersih dan mulus harus ternoda oleh jerawat yang mengganggu
sehingga membuat penampilan menjadi kurang menarik. Jerawat membuat menjadi minder dan kurang percaya diri. Jika mengalami
masalah tersebut, tidak ada salahnya Siswi mencoba cara menghilangkan jerawat dibawah ini.
·
Membersihkan wajah secara rutin.
Membersihkan wajah menggunakan sabun pH-balanced atau memakai sabun
sulfur dapat menghilangkan kotoran dan bakteri yang terdapat pada kulit serta
mengangkat sel-sel kulit yang telah mati. Sebaiknya hindari menggunakan sabun
biasa atau sabun bayi untuk membersihkannya.
·
Tidak lupa juga
menggunakan obat jerawat. Siswi mungkin harus mencoba berbagai macam obat
sebelum akhirnya siswi menemukan produk yang cocok dengan kulit wajah. Biasanya
produk ini dipasarkan dengan bentuk kemasan dan harga pun sangat bervariasi.
Perlu di ketahui Mahal tidak menjamin produk tersebut cocok dan bisa mengatasi
masalah jerawat
·
Berhati-hatilah
dalam menggunakan produk kecantikan. Hanya menggunakan make-up, pelembab atau
tabir matahari hanya yang tanpa minyak. Biasanya jika tertulis “nonacnegenic”
atau “noncomedogenic” di label keterangan, produk tersebut lebih baik.
·
Gunakan scrub seminggu dua kali. Juga oleskan
acne lotions atau acne cream pada bagian kulit yang terkena jerawat.
·
Jangan memencet jerawat menggunakan tangan, karena ditakutkan akan terjadi infeksi jika tercampur dengan kuman atau
bakteri yang masuk kedalam kulit.
·
Gunakan masker dari bahan alami seperi masker
ketimun, masker madu, masker kuning telur dan masker buah kenari untuk
menghilangkan jerawat.
·
Mengubah
pola makan diet siswi. Dengan Makan coklat, permen dan makanan berminyak dapat
merubah gestur kulit Siswi. Batasi pula asupan junk food, lebih banyak memakan
yang mengandung vitamin dan ganti gaya hidup Siswi agar lebih sehat. tidur yang
teratur, dan jangan sampai tubuh siswi kekurangan cairan.
·
Penggunaan bahan
alami lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia berbaya. Jika Siswi merasa
kesulitan untuk membuat masker dari bahan-bahan tersebut, berikut ini panduan
membuat masker sebagai perawatan alami untuk menghilangkan jerawat.
·
Masker ketimun, havermut, yogurt. Caranya haluskan
satu ketimun bersama secangkir havermut menggunakan blender. Kemudian campurkan
yogurt kedalam adonan tersebut, aduk hingga rata. Gunakan masker tersebut
dengan cara dioleskan ke leher dan muka kemudian diamkan kurang lebih 30 menit.
Usaplah menggunakan handuk yang telah direndam dengan air hangat. Bersihkan
sisa masker menggunakan air hangat.
·
Masker Madu. Masukkan madu kedalam botol
kemudian panaskan menggunakan air hangat agar teksturnya lebih cair dan dapat
dioleskan ke wajah. Kemudian oleskan pada leher dan wajah Siswi, tunggu hingga
kurang lebih 30 menit. Kemudian bersihkan dengan kain handuk yang telah
direndam menggunakan air hangat.
·
Masker Kuning telur. Ambil telur
kemudian pisahkan kuning telur dan putih telur. Ambil kuningnya kemudian kocok
didalam wadah, bisa piring atau mangkuk. Kemudian oleskan ke wajah hingga rata.
Kemudian diamkan kurang lebih 15 menit sampai mengering. Lalu usapkan handuk
basah untuk menghilangkan kuning telur. Terakhir bilas menggunakan air hangat.
·
Sebaiknya Siswi mencoba menemui
dokter ahli untuk berkonsultasi atau bisa memberikan saran obat yang terbaik
dan bagaimana pemakaian paling efektif tentang masalah wajah siswi yang
berjerawat sehingga mulai mempemgaruhi penampilan dan kepercayaan diri siswi.
·
Masker
Buah kenari dan yogurt. Caranya ambil kenari kemudian
hancurkan sampai menjadi bubuk. Ambil bubuk tersebut kurang lebih 2 sendok teh
untuk dicampurkan dengan yogurt polos. Setelah kedua bahan tersebut tercampur
rata, gunakan untuk memijat wajah. Diamkan kurang lebih selama 20 menit.
Setelah itu bilas menggunakan air hangat.
Adapun tips Cara menghilangkan jerawat yang sudah dijelaskan
diatas.dengan melalui tips diatas aman bagi kesehatan dan tidak akan
menyebabkan toksin bagi tubuh siswi. Tidak sama halnya dengan cara
menghilangkan jerawat menggunakan bahan kimia, bahan kimia terkadang dapat
menyebabkan iritasi yang berkepanjangan.Tips cara menghilangkan jerawat
berbahan kimia perlu diwaspadai terkadang dalam produk yang para siswi gunakan
untuk penghilang jerawat mengandung merkuri (raksa) dan formalin sangat
membahayakan bagi kesehatan kulit tubuh para siswi. Jangan sampai keinginan
menghilangkan jerawat di wajah justru dapat merusak kecantikan wajah.
4. Cara penanggulangan dan
pencegahan
Jerawat merupakan
suatu keadaan kulit yang tidak normal yang disebabkan adanya gangguan akibat
produksi kelenjar minyak berlebihan (sebaceous gland) yang menyebabkan
penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Menurut Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 85% dari total penduduk di indonesia yang
mengalami jerawat biasa nya pada usia 12-25 tahun dan sisanya 15% yang
mengalami jerawat diatas usia 25 tahun. apabila jerawat tidak cepat ditangani
akan mengakibatkan gangguan jerawat menetap hingga usia 40 tahun.
Untuk itu kita harus mengetahui apa saja penyebab jerawat mudah timbul
hingga mengganggu penampilan, berikut ini adalah penyebab-penyebab umum dari
timbulnya jerawat, diantaranya :
1. Produksi
kelenjar minyak yang berlebih
2. penyumbatan
pori-pori pada wajah
3. Infeksi dari
bakteri akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan wajah
Ada pula beberapa jenis jerawat yang dapat memicu
munculnhya jerawat pada wajah,diantaranya :
1.Komedo,merupakan
pori-pori yang tersumbat pada wajah yang bersifat terbuka atau tertutup.
2.Jerawat biasa muncul berupa tonjolan kecil yang berwarna pink atau
kemerahan.
3.Jerawat batu merupakan momok dari jerawat yang dikatakan sebagai jerawat
yang sudah parah yang tidak hanya secara fisik,tapi juga penampilan seutuhnya
dan kepercyaan diri
Cara menghilangkan
jerawat juga dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu cara tradisional dan
modern.Cara menghilangkan Jerawat dengan cara tradisional dapat dilakukan salah
satunya dengan rajin mencuci muka,sedangkan cara modern menghilangkan jerawat
adalah dengan menggunakan teknologi atau peralatan canggih dari dokter.
Cara untuk mempercantik wajah adalah
dengan menggunakan masker,baik yang buatan ataupun masker secara alami ter buat
dari berbagai jenis buah-buahan. Banyak sekali jenis buah-buahan yang dapat
digunakan untuk membuat masker alami,beberapa di antaranya yang mudah temukan
di supermarket adalah avokad,stroberi,tomat,lemon,dan anggur.
1.Avoakad(alpukat)
Alpukat kaya akan
asam amino dan vitamin sehingga cocok untuk digunakan sebagai masker pencegah
penuaan dini pada kulit wajah.untuk yg mempunyai masalah kulit wajah
kering,tumbuk daging alpukat matang dengan garpu,kemudian oleskan pada
wajah.Biarkan selama 30 menit,lalu bilas dengan air hangat atau air mawar
menggunakan kapas.untuk yang mempunyai kulit wajah yang normal,tambahkan putih
telur yang dikocok sebentar.bagi yang mempunyai kulit lembab perlu ditambahkan
pula madu,kemudian aduk rata dengan hancuran daging alpukat dan putih telur
kocok.
2.Stroberi
Buah stroberi ini
banyak mengandung asam salisilat,yang merupakan salah satu jenis asam
beta-hidkroksi yang membantu mengencangkan kulit ,silica,serta vitamin
B,C,E,dan K yang berfungsi menyehatkan dan meremejakan kulit,masker stroberi
ini baik digunakan untuk semua jenis kulit.
3.Anggur
Buah anggur ini banyak
mengandung kaya akan trace mineral , kalsium , magnesium potassium ,vitamin B1,
B2 ,B3, B5, B6, C,dan senyawa-senyawa flavonoid. Hampir semua jenis anggur yang
berbeda,dapat digunakan untuk lotion.Perlu diperhatikan bahwa jus anggur yang
telah dibuat harus disaring terlebih dahulu.lalu oleskan pada wajah dengan
menggunakan kapas.lalu diamkan selama 20 menit,setelah 20 menit bilas dengan
air mawar.lotion anggur dapat digunakan setiap hari ,karena baik untuk semua
jenis kulit,mulai dari kulit kering,lembab,ataupun kulit yang rusak.
4.Lemon
Buah lemon banyak
mengandung vitamin A,C,B1,B2,dan B3.yang sangat baik untuk kulit
berminyak,namun lotionnya juga bekerja untuk kulit normal.dapat digunakan
setiap hari.untuk membuat lotionnya tambahkan satu sendok teh jus lemon pada
putih telur kocok.Oleskan pada wajah dan biarkan selama 10 menit.Setelah itu
bersihkan dengan air mawar atau air hangat.
5.Tomat
Buah tomat
mengandung protein,fosfor,besi,belerang,vitamin A,B1,dan C. untuk menghaluskan
wajah,ambil tomat yang sudah matang,lalu iris dan gosokkan pada wajah.Atau,bisa
juga buah tomat diperas,kemudian perasannya dioleskan setiap hari ke wajah.
sebagai pelindung wajah dari sengatan matahari.Ambil daun tomat secukupnya,lalu
remas-remas dengan sedikit air,kemudian tempelkan pada wajah sebagai penyejuk
wajah.
6.Pisang
Buah pisang banyak
mengandung serotinin,pektin,tanin,noradrenalin,hidrokasi tritamin,dopamin,dan
berbagai vitamin,seperti vitamin A,B kompleks,dan C.sebagai pelembab kulit
wajah.ambil pisang ambon yang sudah masak,lalu hancurkan,tambahkan minyak
zaitun.gunakan dan ulangi secara teratur ramuan tersebut sebagai bedak.
7.Sirih
Minyak atsiri dari
daun sirih mengandung chavicol dan betlephenol,yang memilki daya anti
jamur,antioksida,dan mematiakn kuman.untuk menghilangkan jerawat;tumbuk 4-6
lembar daun sirih sampai halus,gunakan sebagai bedak kompres.lakukan setiap
malam
8.Jeruk Nipis
Jeruk nipis
mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen,linalin asetat,geranil
asetat,fellandren,sitral,dan asam sitrat.Untuk mencegah keriput,iris jeruk
nipis,lalu peras untuk diambil airnya.tambahkan satu sendok makan minyak kayu
putih dan seperempat sendok kapur sirih,aduk sampai rata.pakai ramuan ini
sebagai bedak setiap malam.
BAB
III
PENUTUP
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang
menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan
kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau
referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi
memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya
makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya
juga para pembaca yang budiman pada umumnya.
1. Kesimpulan
Dengan
adanya penulisan makalah ini dapat disimpulkan bahwa :
Jerawat
adalah kondisi kulit yang abnormal dikarenakan gangguan produksi dari kelenjar
minyak yang berlebihan. Kelebihan produksi kelenjar minyak ini atau sebaceous
gland akan menyebabkan penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pada
pori-pori kulit. Jerawat dapat timbul di karenakan beberapa faktor penyebab.
Seperti :
1. Produksi
kelenjar minyak yang berlebih
2. penyumbatan
pori-pori pada wajah
3. Infeksi dari
bakteri akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan wajah
2. Saran
·
Bagi Siswi / Remaja Putri yang
berjerawat dengan banyak nya Tips-Tips cara menghilangkan jerawat, terlebih
lagi yang berbahan kimia perlu diwaspadai terkadang dalam produk yang para siswi
gunakan untuk penghilang jerawat mengandung merkuri (raksa) dan formalin sangat
membahayakan bagi kesehatan kulit tubuh para siswi. Jangan sampai keinginan
menghilangkan jerawat di wajah justru dapat merusak kecantikan wajah.
·
Dan bagi Siswi / Remaja Putri yang
tidak berjerawat mempercantik wajah adalah hal yang positif. Dengan merawat dan
selalu menjaga kebersihan wajah. Pemilihan yang selektif dalam memilih cara
yang cocok untuk perawatan wajah dan bahan-bahan yang di gunakan.
Tulisan yg sangat bermanfaat sekali. Bolehkah saya mendapatkan beberapa refrensi yg anda gunakan? Demi memperlancar penelitian saya mengenai jerawat. Trimakasih :)
BalasHapustrmhksh ..tulisan ini sangat bermanfaat bagi saya:)
BalasHapusBovada Casino Site - Grab an exclusive Welcome Bonus!
BalasHapusJoin Bovada Casino today for a chance to experience 바카라 over 100 online kadangpintar casino choegocasino games including Slots, Blackjack and Video Poker. Sign up today!